Malamku Bisu

segepok rasa menjejal dari sebuah penantian

menyeruak desak dalam benak dan harap

bintang tertahan di balik kelambu kabut

 

di sini…

di batas kesadaran puncak malam

aku terduduk bersimpuh

menanti desah angin menyapa waktuku

 

di mana kah?

tak biasanya malamku bisu

tanpa pesan tertinggal di meja perjamuan

 

hanya sebuah layar terhampar

tanpa huruf tereja di atasnya

 

kosong

sepi

meski derai meraung di bawah kakiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: