Seruan Diri..

Bismillah…

 

Apakah hari perpisahan akan menjelma hari pertemuan?

Dan apa yang dapat aku berikan kepada mereka yang telah meninggalkan bajak dan galur, atau kepada mereka yang telah meninggalkan roda penggilingan anggurnya?

Apakah hatiku akan menjelma pohon yang penuh dengan buah yang bisa kukumpulkan dan kubagikan kepada mereka?

Dan apakah hasratku memancar bagai air mancur sehingga aku bisa mengisi mangkuk mereka sepenuhnya?

Apakah aku harpa yang bisa disentuh oleh tangan Yang Kuasa, atau seruling yang ditiup oleh napas-Nya?

Aku adalah pencari keheningan, dan harta apakah yang kudapat dari keheningan itu sehingga dengan yakin aku bisa membagi-bagikannya?

Jika ini adalah waktu penentu, di kebun mana gerangan aku telah menebarkan benihku, dan di musim yang terlupakan yang mana pula?

Jika ini memang hari ketika aku mengangkat lenteraku, bukanlah apiku yang menyala di dalamnya.

Kosong dan gelap kuangkat lenteraku.

Dan penjaga akan mengisinya dengan minyak dan ia jugalah yang akan menyalakannya.

~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: